Maestro Seni

Maestro Seni Desa Kemenuh


Desa Kemenuh  kaya dengan kehidupan seni, tak sedikit seniman besar Bali yang tumbuh di desa ini. Beberapa di antara adalah Ketut Tulak, seorang pematung sekaligus pelukis, dan Ketut Jedeng. Karya keduanya sudah dikenal secara internasional dan karya-karya mereka dapat dilihat di Art Centre Bali serta Museum Bali.
I KETUT JEDENG
Memasuki rumah pemahat terkenal I Ketut Jedeng yang bertempat di Banjar Sumampan, Desa Kemenuh, Anda akan menemui karya-karya unik beliau. Selain melakukan pameran di berbagai tempat dan mendapat penghargaan Asran Modern Art Exhibition. Karya-karya pemahat yang lahir pada tahun 1918 ini dapat dilihat di Pesta Kesenian Bali, Museum Ubud, dan Museum Puri Lukisan, Ubud.

 
 
I WAYAN TEDUH
I Wayan Teduh seorang maestro tari dari Banjar Tegenungan, Kemenuh. Sosok inilah yang mempertahankan tari Joged Pingitan secara turun-temurun. Saat ini kesenian Joged Pingitan masih diwariskan kepada anak cucunya dan dipentaskan setiap penyelenggaraan upacara di pura-pura. Walaupun beliau sudah tiada, namun kesenian Joged Pingitan masih diteruskan oleh warga banjar setempat dan sering dipentaskan pada acara-acara kesenian di Art Center maupun di tempat-tempat lainnya.

I KETUT TULAK

Sebagian besar karya Ketut Tulak bermotif perwayangan, dengan bahan kayu dan batu cadas. Selain sebagai seniman pahat, ia juga mendalami seni lukis dan sastra Bali. Sedari muda ia telah aktif mengikuti berbagai pameran seni. Tahun 2000 ia menerima penghargaan Piagam Wijaya Kusuma dari Pemerintah Kabupaten Gianyar atas pengabdiannya sebagai seniman sastra.