Situs Sejarah


Situs Sejarah di Desa Kemenuh

Cagar Budaya Pura Gandalangu

Pura Gandalangu yang ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gianyar ini berada di tengah areal persawahan, dikelilingi oleh gemercik aliran air sawah yang membuat suasana menjadi khusuk.

Pura Pengajengan dan Pura Alas Arum

Cerita di balik kedua pura ini ialah, dahulu, Danghyang Dwijendra tiba dari Pura Taman Puleh dan singgah di Tengkulak Mas saat ia melihat pancaran sinar yang muncul di daerah ini, disertai bau harum. Ia pun lalu beristirahat dan disuguhkan kelapa muda oleh penduduk setempat. Beliau sangat menikmati sajian yang diberikan oleh penduduk, di tempat tersebut sekarang ditandai dengan adanya Pura Pengajengan dan Pura Alas Arum.

Pura Pemuteran (Kemenuh)
 
Pura yang sangat mudah dijangkau ini, berada di tepi jalan raya Sukawati, dari arah barat setelah perempatan Kemenuh, adalah tempat dilakukannya plebon Istri Ida Pedanda Kemenuh. Untuk mengingat peristiwa tersebut, dilakukan penanaman 2 buah pohon beringin yang sampai sekarang masih dapat dilihat.

Pura Dalem Agung Kemenuh
 
Tak jauh dari Pura ini, yang berada di pinggir jalan setapak menuju sungai Tukad Petanu, di sekitar lokasi Pura Beji yang berada di pinggir sungai, terdapat tulisan Palawa yang tertatah di batu besar pinggir jalan. Lingkungan di sekitar lokasi ini sangat asli, asri, serta bersih.